Jumat, 12 Desember 2014

Contoh Cara Membaca Grafik XRD

Hi metallurgist!!
Dalam ilmu karakterisasi material, dikenal adanya pengujian XRD untuk mengetahui senyawa penyusun material tersebut. Berikut saya jelaskan mengenai cara membaca peak XRD. saya kasih contoh aja ya biar lebih mudah. karakterisasi ini menjelaskan tentang uji XRD pada sample baja ASTM A106



Dari pengujian XRD didapatkan hasil grafik sebagai berikut :


Dari data tersebut kemudian menggunakan metode Search – Match dengan bantuan software Match! (versi 2). Langkah-langkah dalam menganalisa adalah sebagai berikut :
1. Membuka software Macth!





2. Membuka data yang akan dianalisis dengan klik file > open > pilih file ASTM a106b.rd


3.  Kemudian akan muncul grafik XRD






Pada versi 2 software Match! Akan langsung melakukan fitting peak setelah file dibuka tanpa diperintah dengan menggunkan tombol F5 seperti versi sebelumnya.

4. Setelah melakukan fitting peak maka langkah selanjutnya adalah memilih beberapa kandidat fasa yang berada di bawah kurva, dimana kandidat fasa yang dipilih harus pas dengan peak yang muncul. Sebelumnya agar lebih jelas puncak-puncak yang akan ditentukan fasanya harus diperbesar dahulu dengan mendrag daerah yang akan diperbesar

puncak pertama


puncak kedua

puncak ketiga


Sebelum membahas satu persatu puncak / peak  secara umum material ujinya terdiri dari Fe (besi) dan memiliki 3 puncak. Adapun puncak – puncak ini adalah :
  
Pos.[°2Th.]  Height [cts]  FWHMLeft[°2Th.]  d-spacing [Å]  Rel. Int. [%]
    45.6033        492.26           0.4015        1.98930         100.00 
    65.8654         67.44           0.4684        1.41807          13.70 
    83.1663        104.83           0.5353        1.16156          21.30 


Selain itu, juga terdapat beberapa informasi lain yang terdapat dalam software Macth ! antara lain : Sistem Kristal, sel parameter, densitas,  hkl, dll. Selain itu juga terdapat FWHM (Full Weight of Half Maxsimum) dari tiap – tiap puncak. Berikut adalah salah satu contoh peak list :




contoh perhitungan kristal untuk peak tertinggi


Untuk Peak tertinggi (intensity=1000) dipeloreh data sebagai berikut :
FWHM (B)     = 0,2340o
2θ                    = 45,62o jadi θB = 45,62o/2 = 22,81o
λ                      = 1,540598 Ȧ
dari Scherrer’s Formula
t = 0,9 λ / (B cos θB)

Dimana :                                                                    
t           = Ukuran kristal………………………………………………………(Ȧ)
λ          = Panjang gelombang X-Ray…………………………………………(Ȧ)
B         = FWHM (Full Width at Half Maximum)…………………………….(o)
θB        = Sudut difraksi……………………………………………………….(o)

maka didapatkan t=  6,4279 Ȧ sebagai ukuran kristal


Terimakasih, semoga bermanfaat

12 komentar:

  1. kalau sudah diketahui ukuran kristal, terus bagaimana memprediksi bahwa kristal tsb dari senyawa apa?

    BalasHapus
  2. cara mengetahui senyawa gimana caranya? please answer

    BalasHapus
  3. gmn cara menentukan kristal bentuk apa itu?

    BalasHapus
  4. FBS Indonesia Broker Terbaik – Dapatkan Banyak Kelebihan Trading Bersama FBS,bergabung sekarang juga dengan kami
    trading forex fbsindonesia.co.id
    -----------------
    Kelebihan Broker Forex FBS
    1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
    2. SPREAD DIMULAI DARI 0 Dan
    3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya

    Buka akun anda di fbsindonesia.co.id
    -----------------
    Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
    Tlp : 085364558922
    BBM : D04A8185

    BalasHapus
  5. Mau tanya, klau kita mau mencocokkan fase yang terbentuk dengan referensi, akan tetapi fase yanh ingin dicocokkan tidak ada dalam list fittin peak bagaimna?
    Terimakasih

    BalasHapus
  6. kalau untuk membacahasil dari XRD ini memang harus pakai aplikasi ya?? tdk bisa menentukannya sendiri dngan tanpa aplikas??

    BalasHapus
  7. kalo XRD type2 lama dibawah tahun 2000 hanya peak2 saja yang ditampilkan, kalo jaman sekarang sudah automatik berbasis window

    BalasHapus
  8. sangat membantu.. terima kasih...

    BalasHapus
  9. Kalau d-Spacing itu artinya apa ya ?

    BalasHapus
  10. G mana caranya menentukan indeks Miller hkl

    BalasHapus